Hijaukan Bumi dari KUA, Kakan Kemenag OKI Wujudkan Ekoteologi Lewat Gerakan Tanam Pohon

Kayuagung (Kemenag OKI) —

Komitmen Kementerian Agama dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan melalui aksi nyata. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), M. Kholil Azmi, memimpin kegiatan penanaman pohon di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pampangan, Selasa (21/7/2026), sebagai implementasi Program Prioritas Ekoteologi.

Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan bersama Kepala KUA Kecamatan Pampangan, Anoman, beserta jajaran staf dan seluruh Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa/Kelurahan (P2UKD) se-Kecamatan Pampangan. Kebersamaan ini menjadi wujud sinergi Kementerian Agama dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi antarpegawai dan mitra kerja di tingkat kecamatan.

Dalam arahannya, M. Kholil Azmi menegaskan bahwa Ekoteologi merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama yang mengajak seluruh insan Kemenag menghadirkan nilai-nilai agama dalam menjaga kelestarian alam. Menurutnya, merawat lingkungan merupakan bagian dari ibadah karena manusia diberi amanah sebagai khalifah di bumi.

“Menanam satu pohon hari ini berarti menanam harapan bagi generasi mendatang. Nilai-nilai agama mengajarkan kita untuk tidak merusak alam, tetapi menjaga, merawat, dan mewariskannya dalam kondisi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN Kementerian Agama, penghulu, penyuluh agama, P2UKD, dan masyarakat untuk membiasakan aksi-aksi sederhana yang berdampak besar bagi lingkungan, seperti menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan, serta memanfaatkan lahan kosong menjadi ruang hijau yang produktif.

Melalui gerakan penanaman pohon ini, Kementerian Agama Kabupaten OKI berharap semangat Ekoteologi tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh di setiap satuan kerja hingga ke desa dan kelurahan. Dengan semangat Kemenag Berdampak, setiap pohon yang ditanam diharapkan menjadi simbol kepedulian terhadap alam, memperkuat kesadaran ekologis, serta menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang. (Anhar).